Puisi Rani Dwi Anggraeni
Hatiku bergetar ketika sepasang bola mata menatapku
Pandanganku mulai terhalang karenamu
Badanku lemas seketika, saat ku tersadar
Kau bukan milikku lagi
Ku terlanjur tak bisa menghapus rasa sayangku ini
Ku tahu ini berlebihan
Bagaimana caranya agar dirimu terbiasa denganku?
Tak berdiam diri seperti ini
Kau memandangku seperti atas dasar kebencian
Kini melihatmu tersenyum
Tak seperti seindah dulu
Ketika ku tahu, kau tersenyum karenanya
Mencintaimu keterampilan rumit yang tak bisa kukuasai
Cintaku padamu naluri liar yang tak mampu kujinakan
Ini saatnya ku kan melepasmu
Merelakanmu pergi bersama cinta yang lain
bercerita lewat puisi
Jumat, 04 Januari 2013
kembali
Tak terasa kita kian hari semakin menjauhi
semakin redup cahaya cinta yang kau beri
semakin kelam hembusan sayang yang ku rasai
semakin dalam pijakan yang ku daki
dan semakin terpuruk oleh masa lalu yg tlah kita lewati .
rasa rindu ini membuat ku semakin menjadi
untuk mendapat sisi dimana aku bersembunyi dalam hati mu ini
pagi, siang, sore hingga dini hari
terasa semakin mengaret waktu yang ku galaui
detik demi detik ku terpatri
karna ku hanya sendiri di sini
mengihlami denyut nadi
malam dingin ku lewati
getar gigi pun tak bisa ku tahan lagi
hingga keram terasa di kaki
kegalauan ini tak bisa mati
otak pun memproses pujahan hati
aku serasa kehilangan butiran mutiara putih berisikan emas mahkota berlapiskan nuansa indah yang di kalungkan seorang putri ,
serasa hilang belahan hati ini
bagai hari tanpa embun pagi
bagai bunga tanpa wangi
bagai siang yang tak bermentari
dan bagai bumi tanpa biasa pelangi .
kau sangatlah berarti
sangat sangat dan amat berarti .
ijinkan aku memeluk, mengecup keningmu lagi
dan saling menggenggam tangan lalui hari-hari sepi dan sunyi
menjalani kerasnya dunia ini
menapaki tajamnya hari-hari
dan saling mengkoreksi introspeksi
karya W. S Rendra
semakin redup cahaya cinta yang kau beri
semakin kelam hembusan sayang yang ku rasai
semakin dalam pijakan yang ku daki
dan semakin terpuruk oleh masa lalu yg tlah kita lewati .
rasa rindu ini membuat ku semakin menjadi
untuk mendapat sisi dimana aku bersembunyi dalam hati mu ini
pagi, siang, sore hingga dini hari
terasa semakin mengaret waktu yang ku galaui
detik demi detik ku terpatri
karna ku hanya sendiri di sini
mengihlami denyut nadi
malam dingin ku lewati
getar gigi pun tak bisa ku tahan lagi
hingga keram terasa di kaki
kegalauan ini tak bisa mati
otak pun memproses pujahan hati
aku serasa kehilangan butiran mutiara putih berisikan emas mahkota berlapiskan nuansa indah yang di kalungkan seorang putri ,
serasa hilang belahan hati ini
bagai hari tanpa embun pagi
bagai bunga tanpa wangi
bagai siang yang tak bermentari
dan bagai bumi tanpa biasa pelangi .
kau sangatlah berarti
sangat sangat dan amat berarti .
ijinkan aku memeluk, mengecup keningmu lagi
dan saling menggenggam tangan lalui hari-hari sepi dan sunyi
menjalani kerasnya dunia ini
menapaki tajamnya hari-hari
dan saling mengkoreksi introspeksi
karya W. S Rendra
inilah aku
suatu saat nanti mata kamu pasti akan melihat kekurangan ku
suatu saat nanti telinga mu pasti akan mendengar keburukkan ku
dan suatu saat nanti hatimu pasti akan tersakiti oleh sikapku
itulah aku, aku bukan manusia yang sempurna
maka dari itu, aku butuh kamu
tegur aku bila aku salah
nasehati aku, bila aku keliru
isi kekuranganku dengan kelebihanmu
jadi, jangan pernah menyerah untuk menyayangi AKU . . .
suatu saat nanti telinga mu pasti akan mendengar keburukkan ku
dan suatu saat nanti hatimu pasti akan tersakiti oleh sikapku
itulah aku, aku bukan manusia yang sempurna
maka dari itu, aku butuh kamu
tegur aku bila aku salah
nasehati aku, bila aku keliru
isi kekuranganku dengan kelebihanmu
jadi, jangan pernah menyerah untuk menyayangi AKU . . .
akhir cerita cinta kita
cerita cinta kita telah berakhir
tak ada lagi kisah yang tertulis
dalam lembaran diary
kini kosong tanpa coretan pena
ingin ku tulis kisah cinta masa lalu
namun ku takut mengulik kesedihanku
ingin ku menulis kerinduanku
namun ku takut membelenggu
jiwaku yang inginkan kisah lalu
mengulang dalam hidupku
namun hatiku tak ingin kan kamu
akhir sebuah cerita cinta kita . . .
tak ada lagi kisah yang tertulis
dalam lembaran diary
kini kosong tanpa coretan pena
ingin ku tulis kisah cinta masa lalu
namun ku takut mengulik kesedihanku
ingin ku menulis kerinduanku
namun ku takut membelenggu
jiwaku yang inginkan kisah lalu
mengulang dalam hidupku
namun hatiku tak ingin kan kamu
akhir sebuah cerita cinta kita . . .
Kamis, 29 November 2012
Pengarang puisi terbaik
Suara terbanyak :
Yang puisinya cenderung religius: Taufiq Ismail
Yang puisinya sastra tingkat tinggi: Sutardji Calzoum Bachri
Yang puisinya super romantis tapi sastra abis: Sapardi Djoko Damono
Yang puisinya mbelling: Remy Sylado
Didapat dari : yahoo
Langganan:
Postingan (Atom)